Target 1 Bulan, Pembangunan Jembatan Gantung Bantuan Presiden di Sukoharjo Dimulai

Target 1 Bulan, Pembangunan Jembatan Gantung Bantuan Presiden di Sukoharjo Dimulai

Rabu, 1 April 2026 11:11 WIB Publikasi Kodim0726/Skh

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda bantuan Presiden Prabowo Subianto di Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, ditargetkan rampung hanya dalam waktu satu bulan. Target tersebut ditegaskan sebagai komitmen percepatan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat pedesaan.

Groundbreaking proyek ini dilakukan secara serentak dipimpin Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, secara virtual dari Kabupaten Boyolali, bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah setempat se wilayah Kodam IV, Selasa (31/3/2026).

Untuk di Sukoharjo, pengerjaan jembatan gantung sepanjang 21 meter dengan lebar 1,5 meter melibatkan sinergi TNI, tenaga ahli konstruksi, serta masyarakat setempat.

Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Reza Sahputra, menegaskan bahwa percepatan pengerjaan menjadi prioritas agar manfaat jembatan bisa segera dirasakan warga.

“Kami kerahkan personel untuk gotong royong bersama masyarakat dan dukungan teknis agar pembangunan berjalan cepat tanpa mengabaikan kualitas,” tegasnya.

Jembatan dengan kekuatan sekira 600 kilogram ini nantinya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor, sebagai akses vital penghubung Desa Tambakboyo dan Desa Tangkisan yang selama ini terpisah aliran anak Sungai Bengawan Solo.

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, juga menekankan pentingnya percepatan proyek tersebut. Menurutnya, kehadiran jembatan akan memangkas jarak tempuh warga yang sebelumnya harus memutar hingga 6–7 kilometer.

“Semakin cepat selesai, semakin cepat pula masyarakat merasakan manfaatnya, baik dari sisi efisiensi waktu maupun peningkatan ekonomi,” ujarnya.

Dengan estimasi anggaran sekitar Rp 600 juta, proyek ini menjadi bagian dari program pemerataan infrastruktur nasional. Pemerintah berharap, begitu rampung, jembatan gantung ini langsung berfungsi sebagai penggerak konektivitas dan aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda