Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Pangdam IV/Diponegoro Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Gantung di Wonosegoro
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung yang terletak di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Selasa (31/03/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi oleh Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han.
Pembangunan jembatan gantung ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat setempat. Jembatan tersebut direncanakan akan menghubungkan dua wilayah strategis, yakni Desa Bolo dan Dusun Pingkuk, sehingga mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selama ini, masyarakat harus menyeberangi Sungai Serang dengan segala risiko yang menyertainya, terutama pada musim hujan saat arus sungai meningkat dan membahayakan keselamatan. Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas ekonomi maupun pendidikan warga.
“Hadirnya jembatan ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi kendala aksesibilitas masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan aman, serta aktivitas perekonomian warga tidak lagi terhambat oleh kondisi cuaca,” ujar Pangdam di sela-sela kegiatan.
Adapun spesifikasi teknis jembatan yang dibangun meliputi konstruksi jembatan gantung dengan panjang bentang mencapai 100 meter dan lebar 1,2 meter, melintasi sungai dengan lebar sekitar 90 meter. Pembangunan ini diproyeksikan akan memberikan manfaat langsung bagi kurang lebih 4.500 warga.
Sementara itu, Danrem 074/Warastratama menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain meningkatkan akses pendidikan, jembatan ini juga diharapkan menjadi jalur vital bagi para petani dalam mendistribusikan hasil panen.
“Dengan adanya jembatan ini, proses distribusi hasil pertanian akan menjadi lebih cepat dan efisien. Dampak positifnya tentu akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Pembangunan jembatan gantung tersebut disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat Desa Bolo dan sekitarnya. Warga berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar sehingga jembatan segera dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi antarwilayah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Boyolali, Kapolres Boyolali, Asops Kasdam IV/Diponegoro, Kapendam IV/Diponegoro, serta Kazidam IV/Diponegoro.
Penulis
Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.







Berikan Tanggapan Anda