KBMKB Ke 32 Di Mlese – Cawas Ditutup, Dandim Klaten: Pembangunan Desa Harus Dilakukan Secara Menyeluruh
Kegiatan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-32 Tahun Anggaran 2026 di Desa Mlese, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten secara resmi ditutup di Gedung Olahraga Desa Mlese pada Rabu (18/2/2026).
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto yang juga selaku Inspektur Upacara.
Acara penutupan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten dan Forkopimcam Kecamatan Cawas.
Hadir dalam upacara penutupan itu diantaranya Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kapolres Klaten Moh Faruk Rozi, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten Muhammad Amrullah, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Klaten Edi Sulistio Utomo, Panitera Pengadilan Agama Klaten Azis Nur Eva, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Jaka Purwanto, Ketua DPRD Klaten Edi Sasongko, serta Asisten dan Staf Ahli Bupati Klaten, kepala desa se-Kecamatan Cawas, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan KBMKB di Desa Mlese telah mencapai target 100 persen penyelesaian pekerjaan.
Berdasarkan laporan Pasiter Kodim 0723 Klaten Kapten Inf Eka Atmaja, kegiatan tersebut meliputi betonisasi jalan pertanian, penyuluhan bela negara, dan penyuluhan administrasi kependudukan yang dilaksanakan bersama instansi terkait.
Dalam amanatnya, Dandim Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menegaskan, program KBMKB bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bermuatan pada pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.
“Program KBMKB ini bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menyentuh pembangunan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesadaran bela negara, tertib administrasi kependudukan, serta memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pembangunan desa harus dilakukan secara menyeluruh, baik sarana prasarana maupun kualitas sumber daya manusianya,” tegas Dandim.
Komandan Kodim juga menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat desa serta dedikasi tinggi semua pihak yang terlibat.
“Betonisasi jalan yang telah dilaksanakan dan berbagai penyuluhan serta pemberdayaan masyarakat merupakan bukti nyata kolaborasi yang baik antara unsur TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat,” tambah Dandim.
Dandim juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit, aparat pemerintah, relawan dan warga Desa Mlese yang aktif berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses.
“Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit, aparat pemerintah, relawan serta warga Desa Mlese,” ujar Dandim.
Di akhir amanatnya, Letkol Slamet Hardianto berpesan agar semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah terbangun selama kegiatan KBMKB terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah terbangun hendaknya terus dipelihara dan dilanjutkan dalam kehidupan bermasyarakat, karena kekuatan bangsa ini terletak pada persatuan, kebersamaan, dan kepedulian antar sesama,” pesan Dandim.
Sedang Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengharapkan agar hasil pembangunan yang telah dicapai memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga setempat.
“Saya berharap hasil pembangunan ini dapat dijaga, dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan kelancaran aktivitas warga,” ujar Bupati Klaten.
Sebagai satuan kewilayahan TNI Angkatan Darat, Kodim 0723 Klaten memiliki peran strategis tidak hanya dalam pembinaan teritorial dan keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat melalui program-program kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Keberhasilan pelaksanaan KBMKB ini menjadi wujud konkret peran Kodim sebagai mitra pembangunan desa yang berintegritas tinggi dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat secara komprehensif.
Penulis
Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.







Berikan Tanggapan Anda