Danrem 074/Warastratama Hadiri Vidcon dan Panen Raya Padi Nasional di Sukoharjo

Danrem 074/Warastratama Hadiri Vidcon dan Panen Raya Padi Nasional di Sukoharjo

Selasa, 8 April 2025 08:55 WIB Publikasi Penrem074/Wrt

Kabupaten Sukoharjo mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam pelaksanaan panen raya padi nasional yang digelar serentak di 14 provinsi. Presiden RI Prabowo Subianto memimpin acara ini secara virtual, Senin (7/4/2025).

Panen raya dipusatkan di lahan pertanian milik Kelompok Tani Ngombakan 2, Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kab. Sukoharjo.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi,  Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Jateng Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Sukoharjo.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menyampaikan bahwa produktivitas padi di wilayahnya mencapai rata-rata 70,89 kuintal per hektare pada tahun 2024 hingga awal 2025.

“Ini capaian yang menggembirakan dan menunjukkan bahwa berbagai upaya modernisasi pertanian telah berjalan dengan baik. Mulai dari penggunaan benih bersertifikat, alat mesin pertanian modern, hingga sinergitas semua stakeholder,” ujar Bagas.

“Dengan sinergi yang kuat dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, kami optimistis Sukoharjo bisa menjadi lumbung pangan andalan di Jawa Tengah dan nasional,” kata Bagas.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya menyatakan optimisme tinggi terhadap kontribusi Jateng dalam pencapaian target nasional produksi padi tahun 2025.

“Tahun lalu, Jawa Tengah mencatat luas lahan sawah 1,5 juta hektare dengan produksi mencapai 8,8 juta ton gabah. Itu menyumbang sekitar 16 persen dari total produksi nasional,” jelas Luthfi.

Gubernur juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh elemen, dari pusat hingga daerah. “Tidak ada satupun jajaran yang mampu berdiri sendiri. Seluruh stakeholder, termasuk petani, harus saling mendukung,” tegasnya.

Selain mengapresiasi kerja keras petani, Luthfi juga menyoroti tantangan sektor pertanian, seperti stabilisasi harga dan pengendalian hama.

Gubernur menyebut Sukoharjo sebagai pelopor dalam penerapan teknologi drone untuk pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Ini terobosan yang patut dicontoh. Teknologi seperti drone menjadi solusi cerdas untuk meningkatkan efisiensi pertanian,” tambahnya.

Dengan sinergi, inovasi, dan semangat kolaboratif, Gubernur optimistis Jawa Tengah tidak hanya mampu memenuhi target nasional, tetapi juga menjadi pionir dalam transformasi pertanian menuju kemandirian pangan nasional.

 

 

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda