Cegah Penyebaran Penyakit Demam Berdarah, Satgas TMMD Ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo Laksanakan Fogging

Cegah Penyebaran Penyakit Demam Berdarah, Satgas TMMD Ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo Laksanakan Fogging

Senin, 13 Mei 2024 12:50 WIB Publikasi Kodim0726/Skh

Guna mengantisipasi pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah, Satgas TMMD Regular ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo bersinergi dengan Puskesmas Mojolaban dan perangkat desa Wirun melakanakan kegiatan fogging bertempat di Desa Wirun, Sabtu (11/05/2024).
Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi, S.E., mengatakan bahwa Fogging adalah tindakan pengasapan dengan bahan insektisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk khususnya pembawa (vektor) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Fogging in bertujuan untuk mencegah penyebaran kasus DBD yang lebih banyak lagi.
“Sengaja kegiatan fogging ini dilaksanakan di lokasi TMMD Regular ke-120 agar warga masyarakat di Desa Wirun bisa terhindar dari bahaya wabah penyakit demam berdarah,” ujar Dandim.
“Saya juga sangat mengapresiasi sinergitas yang sudah ditunjukkan oleh Puskesmas Mojolaban, pemerintahan Kecamatan , perangkat desa dan seluruh warga desa Wirun yang telah mendukung kegiatan TMMD Regular ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo,” ungkapnya.
Menurutnya, saat ini wilayah Kabupaten Sukoharjo sering diguyur hujan deras, yang mengakibatkan banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk, di samping kegiatan fogging untuk mencegah penyakit demam berdarah, juga dihimbau kepada warga agar lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga pola hidup sehat.
Sementara itu, petugas Puskesmas Mojolaban Ibu Siti Fatimah menambahkan bahwa kegiatan fogging merupakan salah satu cara untuk memutus siklus penyebaran nyamuk Aides Aegepty.
” Untuk fogging ini menggunakan insektisida Actellic 500EC satu liter di campur dexlite 50 liter, dan dengan bahan tersebut kita semprotkan di sekitar 200 meter dari wilayah yang diindikasikan terdapat sarang nyamuk Aides Aegepty,” jelas ibu Siti Fatimah.
Selain melaksanakan fogging ibu Siti Fatimah juga mengingatkan kepada warga masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami minta warga untuk selalu peduli dan selalu menjaga lingkungan kita masing-masing agar tetap bersih dengan cara menguras bak mandi dan tempat penampungan air minimal seminggu sekali, menutup rapat tempat penampungan air, mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak berpotensi menjadi sarang nyamuk,” pungkasnya.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda