Forkopimda Kota Surakarta Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Forkopimda Kota Surakarta Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Senin, 19 Agustus 2019 10:14 WIB Publikasi Penrem074/Wrt
Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 074 PD IV Diponegoro Ny. Lisa Rafael Granada Baay menghadiri Upacara pengibaran bendera Detik-Detik Proklamasi dalam rangka memperingati HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 di Stadion R. Maladi Sriwedari. Bertindak selaku Inspektur Upacara Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dan Komandan Upacara Kepala Pengadaan Lanud Adi Soemarmo Kapten Kal Rahmad Budi Aji yang di hadiri 3000 orang.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, turut dihadiri oleh Forkopimda Kota Surakarta.
Pada kesempatan tersebut Walikota Surakarta membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. yang menyampaikan bahwa peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum untuk meneladani jasa-jasa para Pahlawan sekaligus menggugah semangat rakyat untuk bergotong royong, mencintai dan membangun tanah air Indonesia serta menjunjung tinggi toleransi berdasarkan Pancasila.
Gubernur mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah untuk tidak lagi membeda-bedakan suku bangsa dan agama di era kemerdekaan ini.
Seperti ungkapan Gus Dur, orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras.
“Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin. Semua sama di mata negara. Founding fathers bangsa ini telah memberi contoh lewat laku, bukan sekadar gembar gembor persatuan. Mereka berdarah-darah menegakkan kemerdekaan,” ucap H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP.
Ia menambahkan bahwa banyak dari pahlawan yang telah gugur membela negara berasal dari berbagai etnis suku dan agama. Seperti Agustinus Adusicipto dari agama Kristen,  Letjen Gatot Subroto pahlawan dari Budha yang berasal dari Banyumas dan lain-lain.
“Sehingga bangsa Indonesia harus mampu bersatu dan melawan radikalisme yang menjadi musuh besar di era sekarang” imbuh Gubernur Jateng.
Seusai Upacara, dilaksanakan penyerahan Remisi bagi Napi Rutan Kelas 1 Surakarta.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda