Upacara Hari Kebangkitan Nasional Di Kota Surakarta

Upacara Hari Kebangkitan Nasional Di Kota Surakarta

Senin, 20 Mei 2019 10:59 WIB Publikasi Penrem074/Wrt
Anggota Makorem 074/Warastratama mengikuti Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 di Kota Surakarta yang dilaksanakan di Tugu Lilin Kebangkitan Nasional jalan Dr. Wahidin Penumping Laweyan Surakarta, Senin (20/5/2019). Upacara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta ini diikuti oleh unsur Pemerintah Kota Surakarta, TNI, Polri, Ormas, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam peringatan tahun ini mengangkat tema “Bangkit Untuk Bersatu”. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Ketua DPRD Surakarta Drs. Teguh Prakoso dan membacakan amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara.
Dalam sambutannya Rudiantara menyampaikan, bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111 tanggal 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa. Hal itu karena kita berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar,” ujarnya. Menurutnya, kelancaran tersebut juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota KPPS, bahkan berupa pengorbanan nyawa. Untuk itu, ia mengajak agar mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, sebagai wujud ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka.
Lebih lanjut, Rudiantara mengungkapkan, bahwa bangsa ini adalah bangsa yang besar, yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. “Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini : gotong-royong,” jelasnya.
“Sebagaimana diserukan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada pidato di depan Sidang Tahunan MPR Tahun 2018 lalu, yang menganjurkan kita dapat bekerja secara gotong-royong,” imbuhnya.
Di akhir amanatnya, ia juga menyatakan keyakinannya, bahwa dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda