Kodim 0728/Wonogiri Siap Mendukung Pemerintah Daerah Dalam Mewujudkan Kondusifitas Wilayah

Kodim 0728/Wonogiri Siap Mendukung Pemerintah Daerah Dalam Mewujudkan Kondusifitas Wilayah

Kamis, 27 September 2018 09:16 WIB Publikasi Pendim 0728/Wng

Bertempat di Jawa Dwipa Heritage Resort dan Convention Hotel Karanganyar dilaksanakan kegiatan Sarasehan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial yang melibatkan beberapa narasumber baik dari Polres, Kodim, Satpol PP, Kejari dan Pengadilan Negeri Kabupaten Wonogiri, Rabu (26/9/2018).

Dalam sarasehan tersebut diikuti oleh Perwakilan dari Kecamatan se-Kab.Wonogiri, juga diikuti perwakilan dari Ikatan “Qairun Annissa”, ikatan Muslimah “Annissa”, Forum Komunikasi Deteksi Dini Masyarakat (FKDM), Purna Paskibra Indonesia Wonogiri (PPI), Kesbangpol Wonogiri, Gerakan Pemuda Anshor Wonogiri, Pemuda Muhammadiyah Wonogiri, FKPPI, Forum Komunikasi Majelis Taklim Wonogiri (FKMTW), GOW Kab.Wonogiri, Wanita Katholik Republik Indonesia (WKRI), Badan Kerjasama Gereja Kristen Wonogiri (BKGKW), Persaudaraan Muslimah (SALIMAH), jumlah kurang lebih 200 orang.

Kegiatan sarasehan ini digelar sejak pagi sampai  malam hari, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh S. Sos. MH. yang juga sebagai narasumber memberikan materi tentang “Keterlibatan TNI dalam penanganan konflik sosial dalam mewujudkan kondusifitas wilayah”.

Ada beberapa penyebab terjadinya konflik sosial di masyarakat, diantaranya perbedaan antar individu atau kelompok, perbedaan budaya atau kultur, perbedaan kepentingan, permasalahan ekonomi, dan perubahan sosial, jelas Dandim.

Untuk menangani berbagai macam konflik sosial yang terjadi tersebut, pemerintah telah mengesahkan UU No 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial. Bahwa konflik sosial ini merupakan tanggung jawab kita semua, tanggung jawab pemerintah khususnya dan instansi terkait bukan hanya TNI-Polri saja.  Kita semua harus selalu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta pemantapan ideologi Pancasila melalui pembekalan wawasan kebangsaan seperti halnya yang dilakukan oleh Kesbangpol pada malam hari ini, tambah Dandim.

Upaya mengatasi kerawanan gangguan keamanan, dapat dilakukan melalui, persamaan persepsi tentang ancaman dan solusi mengatasinya. Yakni dengan menyamakan pola pikir, pola sikap dan pola tindak terlebih dahulu. Tentunya, sinergitas TNI, Polri, Pemda dan peran serta komponen masyarakat di semua level sangat diperlukan demi terpeliharanya kondusifitas wilayah, pungkas Letkol Inf M. Heri Amrulloh S. Sos. MH.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda