Panglima TNI, Kapolri dan TNI Tinjau Vaksinasi di Boyolali

Panglima TNI, Kapolri dan TNI Tinjau Vaksinasi di Boyolali

Selasa, 24 Agustus 2021 10:47 WIB Tak Berkategori
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Deddy Suryadi mendampingi Kunker Panglima TNI di Wilayah Boyolali, Minggu (22/08/2021). Kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ini dalam rangka peninjauan pelaksanaan vaksinasi masyarakat dan buruh di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Pelaksanaan vaksinasi ini diinisiasi oleh PT. Pan Brothers yang bekerja sama dengan TNI-Polri serta Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Adapun total target vaksinasi sebanyak 1.000 orang masyarakat umum dan buruh PT. Pan Brothers.
Panglima TNI mengatakan bahwa TNI dan Polri membantu tugas Menkes melaksanakan vaksinasi di seluruh lini di Wilayah Boyolali termasuk juga melakukan testing dan tracking atas kasus Covid 19 di Boyolali.
Selain itu, TNI dan Polri juga melaksanakan treatment atau perawatan terhadap warga Positif Covid 19 untuk di rawat di tempat Isoter bagi yang masuk gejala ringan hingga sedang.
“Untuk warga yang isolasi mandiri terus dilakukan pendampingan dan perkembangannya selalu terpantau sehingga mereka bisa menekan kasus penularan Covid 19,” pungkas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Sementara itu, Kapolri menyampaikan dengan pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan mempercepat program vaksinasi nasional. Bahkan khusus untuk buruh, target vaksinasi hingga akhir Agustus sebanyak 100 ribu sudah divaksin.
“Target vaksinasi buruh di wilayah solo raya sampai agustus paling tidak 100 ribu buruh tervaksin dan akan bertahap ditambahkan terus, sehingga dari kebutuhan vaksin untuk masyarakat industri untuk buruh yang memang menjadi pahlawan devisa bisa kita maksimalkan,” katanya.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa masyarakat harus menyeimbangkan antara kesehatan dan ekonomi. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap hidup sehat dan disiplin prokes dengan memakai masker.
“Pesan kami karena virus ini kan akan hidup dengan kita beberala tahun ke depan supaya kita bisa menyeimbangkan hidup sehat, tapi juga bisa bekerja dan beraktivitas,” ujarnya.
“Jangan lupa pakai maskernya harus disiplin dan testing dan tracingnya sampai level terbawah terus jalan. kalau itu jalan tidak usah ada buka tutup. Jadi kita bisa jalan imbang ekonomi dan kesehatan,” sambungnya.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda